2 Manfaat Menggunakan Kalkulator Berat Badan

  • 2 min read
  • Dec 17, 2020
Kalkulator Berat Badan

Sekarang ini kita hidup di zaman yang bisa membuat badan tidak sehat karena banyak faktor, seperti faktor makanan, faktor kualitas udara, atau faktor lingkungan. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh orang zaman sekarang ini adalah masalah berat badan. Oleh karena itu kita harus selalu memperhatikan berat badan agar tetap ideal. Salah satu caranya adalah menggunakan kalkulator berat badan. Berikut manfaat menggunakan kalkulator berat badan. Diantaranya adalah

  1. Manfaat menggunakan kalkulator berat badan

Kalkulator berat badan digunakan untuk memprediksi status berat badan orang dewasa dalam rangka menilai kondisi kesehatan orang tersebut yang bisa dikaitkan dengan resiko terhadap gangguan kesehatan tertentu. Jika mengetahui BMI maka seseorang itu bisa memperkirakan kadar relatif lemak tubuhnya terhadap berat badan idealnya. Mengetahui BMI seseorang juga membuat seseorang itu menentukan target dalam menambah atau mengurangi berat badan dalam usaha mendapatkan berat badan yang ideal. Sebaiknya jangan hanya terpaku pada angka di timbangan berat kamu. Sebaiknya perhatikan juga massa otot dan lingkar pinggang guna memberikan rangkuman yang lebih komprehensif tentang kesehatan general tubuh kamu sesungguhnya. Tubuh setiap orang berbeda, maka dari itu BMI tidaklah sempurna untuk perhitungan universal.

  1. Cara menghitung

Cara menghitung IMT yang tepat, dapat dilihat menggunakan rumus di bawah ini:

IMT = Berat badan (dalam kg) : Tinggi badan (dalam m)²

Interpretasi status berat badan berdasarkan angka BMI adalah sebagai berikut.

– BMI kurang dari 18,5 artinya berat badan kurang

– BMI antara 18,5 sampai 24,9 artinya berat badan normal atau ideal

– BMI antara 25,0 sampai 29,9 artinya kelebihan berat badan

– BMI 30,0 atau lebih artinya kegemukan atau obesitas

Seseorang yang terlalu kurus atau terlalu gemuk bisa mempunyai resiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan tertentu daripada dengan orang dengan berat badan normal. Tapi seseorang yang kurang berat badannya atau terlalu kurus disarankan untuk menaikkan berat badannya sampai kisaran berat badan ideal. Hasil pengukuran IMT orang Indonesia, berbeda dari orang yang berasal dari benua Eropa ataupun Amerika. Berikut ini acuan IMT dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

  • Untuk perempuan

Rentang nilai indeks massa tubuh untuk perempuan dewasa adalah sebagai berikut:

Kurus: < 17 kg/m²

Normal: 17 – 23 kg/m²

Kegemukan: 23 – 27 kg/m²

Obesitas: > 27 kg/m²

  • Untuk laki-laki

Rentang nilai indeks massa tubuh untuk laki-laki dewasa adalah sebagai berikut:

Kurus: < 18 kg/m²

Normal: 18 – 25 kg/m²

Kegemukan: 25 – 27 kg/m²

Obesitas: > 27 kg/m²

Kalau kamu sudah tau cara menghitung di atas, kamu juga harus paham bahwa banyak faktor lain yang bisa menyebabkan seseorang dikatakan gemuk. Sehingga, angka itu bukanlah satu-satunya indikator. Maka dari itu, penghitungan di atas hanya berlaku untuk orang dewasa yang berusia di atas 18 tahun dan tidak berlaku untuk bayi, anak, remaja, ibu hami, maupun atlet. Ada beberapa hal tentang kalkulator berat badan yang perlu kamu ketahui, seperti berikut ini.

  • Pada nilai IMT yang sama, perempuan cenderung memiliki lemak yang lebih banyak dibandingkan laki-laki.
  • Pada nilai IMT yang sama, orang Asia memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan dengan ras lainnya.
  • Pada nilai IMT yang sama, lansia rata-rata memiliki lemak tubuh yang lebih banyak jika dibandingkan dengan orang dewasa muda.
  • Pada IMT yang sama, atlet memiliki lebih tubuh lebih sedikit jika dibandingkan dengan orang yang non-atlet.