Salah satu kebiasaan buruk saat muda adalah ketika pinjam dana untuk kebutuhan konsumtif dengan jumlah yang sangat besar. Padahal, sebenarnya pinjaman dana apapun bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan aset yang lebih besar hingga bermanfaat untuk jangka panjang.

Oleh karena itu, selagi muda, penting sekali menghindari beberapa kebiasaan buruk agar bisa lebih cepat mendapatkan aset yang dimiliki sehingga bisa bermanfaat untuk jangka panjang bahkan di saat pensiun sekalipun.

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan buruk yang perlu dihindari:

  1. Terlalu royal pada teman dan keluarga

Memiliki pekerjaan yang mapan dengan gaji yang lumayan kadang-kadang membuat lupa diri sehingga seolah-olah sudah bisa menyenangkan banyak orang. Salah satu caranya dengan mentraktir teman dan keluarga makan atau liburan.

Padahal, pendapatan pertama seharusnya bisa menjadi dasar untuk berinvestasi atau setidaknya ditabungkan untuk kebutuhan yang lebih penting. Belum lagi dengan memenuhi keinginan sendiri seperti sepatu bermerek, pakaian trendi hingga smartphone teranyar.

Gaya hidup seperti inilah yang ujung-ujungnya justru akan mempersulit diri sendiri karena keinginan untuk memenuhi gaya hidup tidak akan ada habisnya dan semakin lama akan semakin menguras aset yang dimiliki bahkan berujung pada kubagan utang.

  1. Sulit menyisihkan gaji untuk tabungan

Tabungan bukan hanya penting tetapi juga media yang paling tepat untuk menahan keinginan sesaat. Ada banyak metode tabungan yang lebih efektif dan tahan inflasi. Misalnya dengan mulai menabung emas. Tapi sayangnya masih banyak generasi muda yang abai dengan tabungan bagi masa depan mereka sendiri.

  1. Tidak paham cara berinvestasi yang benar

Selain tidak mulai menabung sejak dini, anak muda umumnya tidak paham tentang investasi. Padahal keuntungannya bisa berkali lipat dibandingkan dengan tabungan. Ada banyak instrumen investasi yang bisa dipilih seperti reksadana, saham hingga obligasi yang menjanjikan keuntungan lebih tinggi daripada deposito tabungan sekalipun.

Namun, esensi investasi tetap harus dipahami sebagai jalan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang, bukan dengan cara semudah membalikkan telapak tangan.

  1. Merasa punya dana tak terbatas karena kartu kredit

Inilah salah satu kesalahan terbesar anak muda ketika mendapatkan persetujuan dari penerbit kartu kredit. Kartu kredit ibarat dua sisi mata pisau yang tajam, bisa dimanfaatkan dengan baik tapi juga bisa berbahaya bagi diri sendiri jika digunakan secara serampangan.

Kartu kredit hanya alat dan bukan sumber penghasilan tambahan. Oleh karena itu, bijaklah dalam menggunakan kartu kredit. Caranya dengan menyiapkan bujet bulanan untuk membayar kartu kredit jika kartu kredit memang digunakan dalam kondisi mendesak saat tidak membawa uang tunai.

  1. Tidak paham bagaimana memanfaatkan utang

Pinjam dana ke fintech saat ini menjadi kemewahan bagi anak muda yang punya penghasilan tetap bulanan. Pasalnya syarat pengajuannya pun sangat mudah dengan memenuhi beberapa persyaratan sederhana yang bisa dilakukan secara online sekalipun.

Sayangnya tidak banyak anak muda yang bisa memanfaatkannya dengan baik. Utang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan aset yang lebih besar dengan usaha. Ada banyak peluang usaha yang bisa dijalankan dengan modal kecil mulai dari Rp500 ribuan seperti menjadi dropshipper.

Kredivo semula memang dikenal sebagai penyedia kredit online yang memberikan kemudahan belanja di lebih dari 200 e-commerce dengan pembelian secara kredit. Fungsi itulah yang sebenarnya bisa dimanfaatkan dengan melakukan pembelian barang menggunakan layanan kredit online dari Kredivo.

Selain itu, Kredivo pun memiliki fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo yang memberikan pinjaman dana dalam bentuk tunai untuk berbagai kebutuhan termasuk untuk membesarkan usaha yang sudah berjalan.

Kedua produk pinjaman Kredivo menerapkan bunga rendah hanya 2,95% saja per bulan dengan tenor yang fleksibel hingga maksimal 6 bulan. Kredit limit yang diberikan pun cukup tinggi hingga Rp30 juta.

Untuk bisa mendapatkan keanggotaan premium dari Kredivo,penuhi dulu beberapa persyaratan berikut:

  1. Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berusia antara 18 sampai 60 tahun.
  3. Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.
  4. Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.

Dengan begitu akan semakin mudah disetujui sebagai anggota premium yang bisa pinjam dana baik pinjaman mini maupun pinjaman jumbo dengan mudah.

Kredivo sudah terdaftar secara resmi di OJK sehingga tak perlu khawatir lagi melakukan transaksi online lewat Kredivo. Download aplikasi resminya melalui Google Play Store maupun App Store dengan sangat mudah.