Inilah Penyebab Gusi Bengkak yang Harus Kamu Tahu!

  • Wikimu
  • Jun 07, 2022

Gusi bengkak merupakan masalah yang cukup umum terjadi dan mudah untuk ditangani. Namun, penanganan yang terlambat dapat menyebabkan komplikasi yang cukup berat. Oleh karena itu, gusi bengkak tidak boleh disepelekan, terutama jika sudah terjadi dalam waktu yang lama.

Penyebab Gusi Bengkak

Berikut ini adalah beberapa penyakit dan kondisi penyebab gusi bengkak:

  • Radang gusi akibat penumpukan plak gigi
  • Infeksi bakteri, virus, atau jamur
  • Kekurangan vitamin B
  • Kekurangan vitamin C (skorbut)
  • Ketidakcocokan terhadap pasta gigi atau obat kumur
  • Makanan yang tertinggal di sela gigi dan gusi
  • Perikoronitis

Faktor risiko gusi bengkak

Ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gusi bengkak, antara lain:

  • Merokok
  • Mengonsumsi minuman beralkohol
  • Menderita diabetes
  • Sedang hamil
  • Menggunakan gigi palsu atau perangkat gigi lainnya
  • Tidak menjaga kebersihan mulut dengan teratur
  • Mengonsumsi obat tertentu, seperti pil KB, kortikosteroid.
  • Memiliki daya tahan tubuh yang lemah, misalnya karena menderita HIV/AIDS

Gejala Gusi Bengkak

Gusi bengkak bisa terjadi pada sebagian atau seluruh gusi. Umumnya, pembengkakan dimulai pada bagian gusi yang berbatasan dengan gigi. Pembengkakan tersebut dapat berukuran cukup besar hingga menutupi bagian bawah gigi yang biasa terlihat.

Gusi bengkak dapat disertai dengan keluhan lain, seperti:

  • Kemerahan pada gusi
  • Nyeri gusi
  • Bau mulut (halitosis)
  • Rasa berdenyut pada gusi yang bengkak
  • Perdarahan dari gusi yang bengkak, terutama saat menggosok gigi atau membersihkan gigi dengan benang

Kapan harus ke dokter

Gusi bengkak biasanya dapat diatasi di rumah. Namun, jika gusi bengkak dan gejala penyertanya tidak kunjung mereda hingga lebih dari 1 minggu, lakukan pemeriksaan ke dokter gigi, terutama jika Anda memiliki faktor risiko gusi bengkak.

Diagnosis Gusi Bengkak

Diagnosis gusi bengkak diawali dengan melakukan tanya jawab terkait gejala yang dialami. Dokter juga akan bertanya tentang kemungkinan adanya kondisi lain yang dapat menyebabkan gusi bengkak, seperti kehamilan, diabetes, atau perubahan pola makan.

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat secara langsung kondisi gusi. Dalam pemeriksaan ini, dokter dapat menggunakan dental probe (tongkat logam tipis dengan ujung seperti kait) yang dapat dimasukkan ke sela gigi.

Pengobatan Gusi Bengkak

Metode pengobatan gusi bengkak akan ditentukan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahan kondisinya. Untuk gusi bengkak yang ringan, kondisi ini dapat ditangani secara mandiri di rumah.

Beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan di rumah adalah:

  • Berkumur dengan air larutan garam untuk menghilangkan bakteri di mulut dan mengurangi pembengkakan
  • Mengompres sisi wajah yang mengalami gusi bengkak dengan kompres hangat untuk meredakan nyeri, atau kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan
  • Berkumur dengan obat kumur yang mengandung lidah buaya untuk mengatasi atau mencegah radang gusi
  • Minum lebih banyak air agar produksi air liur meningkat dan bisa membantu melemahkan bakteri penyebab gusi bengkak