Wajib Tahu! Tips Menyimpan Bawang Bombay Sisa Agar Tetap Fresh

  • Wikimu
  • Sep 08, 2021
Tips Menyimpan Bawang Bombay Sisa Agar Tetap Fresh

Ketika kita sedang memasak sebuah hidangan, ada kalanya kita menggunakan bahan makanan yang masih tersedia. Namun, sebelum menggunakan bahan tersebut, kita juga perlu memastikan agar bahan yang masih tersedia tersebut tetap fresh. Ada teknik dan trik khusus untuk melakukannya dan setiap makanan tentu memiliki teknik yang berbeda-beda pula.

Pada penyimpanan bawang bombay, kita perlu melakukan beberapa hal. Hal seperti yang kita tahu, bawang yang satu ini memiliki manfaat untuk memberikan aroma serta membuat cita rasa masakan menjadi semakin menggiurkan. Akan tetapi, kita pun perlu memastikan agar kita tidak menggunakan bawang bombay secara berlebihan. Soalnya, hal ini bisa membuat cita rasa hidangan menjadi tidak memuaskan.

Maka dari itu, apabila kita perhatikan, pada umumnya resep masakan hanya membutuhkan setengah bawang bombay saja, bukan satu. Hal inilah yang kemudian membuat kita terpaksa menyisakan bawang bombay. Akan tetapi, sebenarnya, bawang bombay yang tersisa masih dapat kita gunakan untuk memasak menu lain selama kita menggunakan cara yang tepat untuk menyimpannya. Namun, perlu diingat bahwa jika kulit bawang sudah terkelupas dan bagian dalam bawang bombay sudah masuk udara, maka bisa dipastikan kesegarannya tidak bertahan lama, sekalipun kita menyimpannya di kulkas.

Alhasil, bawang bombay yang terkena udara tadi akan berubah menjadi kering serta memiliki bau yang kurang sedap apabila kita kembali mengolahnya pada menu masakan. Bahkan, jika tidak memperhatikan cara penyimpanan yang tepat, bisa-bisa kulkas kita malah memiliki bau tidak sedap akibat bawang tersebut. Lantas, hal apa sih yang bisa kita lakukan untuk menyimpan bawang bombay yang masih tersisa? Berikut ulasannya!

Pada dasarnya, terdapat beberapa hal yang bisa kita lakukan supaya bawang bombay bisa kita simpan secara praktis. Akan tetapi, sebelum melakukan penyimpanan, pastikan terlebih dahulu bahwa keadaan bawang bombay masih bagus. Lihat apakah bagian kulit bawang bombay sudah terkelupas atau tidak. Bahkan, bisa juga bawang bombay tersebut sudah dalam keadaan yang dipotong-potong. Nah, khusus untuk bawang bombay yang masih berbentuk utuh akan tetapi sudah terkelupas bagian kulitnya, maka akan lebih baik jika penyimpanan dilakukan di dalam kulkas. Hal ini bertujuan untuk memastikan bawang bombay tidak terkena kontaminasi bakteri.

Untuk melakukannya, kita dapat memasukkan bawang bombay menggunakan wadah yang kedap udara serta menyimpannya pada kulkas yang suhunya 4 derajat celcius. Kita juga boleh menyimpannya pada suhu yang lebih rendah. Apabila kita tidak memiliki wadah yang kedap udara, maka kita dapat menggunakan pembungkus plastik untuk membalutnya. Pastikan balutan plastik tersebut sudah rapat. Hal ini penting untuk memastikan daging bawang bombay tidak terkena ekspos langsung terhadap udara yang ada di kulkas.

Lantas, mengapa plastik untuk membungkus bawang bombay haruslah rapi? Soalnya, jika tidak tersimpan dalam wadah maupun menyerap bau, maka bawang bombay dapat menyerap bau yang ada pada jenis makanan lain. Nah, untuk metode yang satu ini, diperkirakan ada sekitar 10 hingga 14 hari. Sementara itu, untuk yang bentuknya irisan maupun potongan, kita bisa melihat bahwa meskipun menggunakan teknik yang sama, bawang bombay hanya dapat disimpan dalam waktu 10 hari saja.

Bawang bombay memang menjadi salah satu komoditas yang diminati karena kandungan yang bernutrisi. Makanya, untuk mendapatkan bawang bombay berkualitas, kita perlu menggunakan TaniHub, sebuah platform penyedia sayur dan buah terbaik. Tinggal klik dan paket kita kemudian akan langsung dikirim ke rumah

Related Post :